“Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terus mengalami peningkatan prevalensi dan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas hidup penderitanya. Penurunan fungsi ginjal yang progresif menyebabkan berbagai perubahan fisiologis dan gangguan homeostasis, terutama pada keseimbangan cairan dan elektrolit. Salah satu tantangan utama yang dihadapi pasien CKD adalah menjalani pembatasan cairan secara konsisten untuk mencegah komplikasi seperti edema, hipertensi, sesak napas, kelebihan volume cairan, serta peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas. Dalam menghadapi kondisi tersebut, pasien tidak hanya dituntut untuk mematuhi pembatasan cairan, tetapi juga harus mampu melakukan proses adaptasi terhadap berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang menyertai penyakit kronisnya. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan keperawatan yang komprehensif dan berlandaskan teori untuk memahami respons pasien serta membantu mereka mencapai kondisi adaptif yang optimal.”